4 pengelompokkan Diklat untuk Guru Pembelajar

Guru Pembelajar, Artikelpaud.com Bojonegoro Guru Pembelajar, Artikelpaud.com Bojonegoro

Artikelpaud.com, Akhir-akhir ini Guru pembelajar menjadi trending topik di kalangan Pendidikan baik mulai jenjang TK sampai dengan jenjang SMA/SMK sederajat. Bagi Anda seorang Guru yang tahun 2015 pernah mengikuti UKG (Ujian Kompetnsi Guru) secara online, berarti Anda sudah bisa menjadi member dari Guru Pembelajar.

Visi Kemdikbud : “Terbentuknya insan serta ekosistem Pendidikan dan Kebudayaan yang berkarakter dengan dilandasi semangat Gotong Royong”. Untuk mewujudkan itu semua Guru harus ditingkatkan kompetensinya, dan dilakukan kerjasama yang apik antara Pemerintah, Masyarakat, Orang Tua, Peserta Didik, Dunia Industri, Organisasi Profesi, Perguruan Tinggi dan Guru. Seperti yang telah tercantum pada :

Pasal 20 UU14/2005 : Guru

“Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademi dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

Pasal 54 UU20/03 : Masyarakrat

“Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan”

Pasal 34 UU 14/2005 : Satuan Pendidikan

“(2) Satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat wajib membina dan mengembangkan kualifiaksi akademik dan kompetensi guru”

Pasal 41 UU14/2005 : Asosiasi Profesi

“(2) Organisasi berfungsi untuk memajukan profesi, meningkatkan kompetensi, karier, wawasan kependidikan, perlindungan profesi, kesejahteraan, dan pengabdian kepada masyarakat”

Pasal 34 UU 14/205 : Pemerintah/Pemda

“(1) Pemerintah dan pemerintah daerah wajib membina dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, Pemerintah daerah, dan atau masyarakat

Dengan demikian Guru sangat jelas untuk mengembangkan kompetensinya, karena Guru sangat berperan penting pada dunia Pendidikan, dimana Faktor Penentu Siswa adalah 30% Guru, 7% Sekolah, 7% Rumah, 7% Teman, dan 40% sisanya adalah karakter anak.

Guru Pembelajaran adalah upaya pemerintah dalam mengelompokkan kompetensi Guru, dimana Guru yang kompetensinya kurang akan dibina oleh Guru yang kompetensinya lebih. Kemarin kita telah melakukan Ujian Kompetensi Guru dan hasilnya sudah bisa kita akses sendiri melalui paspor.gurupembelajar.id

Baca Juga !!! Cara Registrasi Guru Pembelajar

Adapun 4 pengelompokkan kompetensi guru yang akan dijaring dengan nama MODA

  1. MODA Tatap Muka atau TM, yang mempunyai rapor merah 8-10, harus mengikuti Program Guru Pembelajar moda Tatap Muka.
  2. MODA Campuran/Kombinasi, yang mempunyai rapor merah 6-7, harus mengikuti Program Guru Pembelajar moda Kombinasi (Tatap Muka yang dikombinasi Daring/Online).
  3. MODA Daring/Online, yang mempunyai rapor merah 3-5, harus mengikuti Program Guru Pembelajar moda Daring/Online
  4. Guru dengan 0 sampai 2 modul merah akan difasilitasi untuk menjadi Instruktur Nasional dalam Program Guru Pembelajar. Walaupun menjadi instruktur nasional atau mentor, guru dengan 1 atau 2 modul merah tetap harus mengikuti diklat dengan moda daring (online) agar semua mencapai Kriteria Capaian Minimal (KCM) dan tak ada lagi batang berwarna merah pada raport UKGnya.

Nah, sudah taukan Anda, tentang klasifikasi Guru Pembelajar, siapkan diri Anda ya… untuk mengikuti program diklatnya. SUKSES…..

Contoh Rapor Guru Pembelajar yang mengikuti MODA Daring/Online :

Contoh Rapor Guru Pembelajar, Artikelpaud.com

Contoh Rapor Guru Pembelajar, Artikelpaud.com

2 Comments on 4 pengelompokkan Diklat untuk Guru Pembelajar

  1. mohon diemailkan 10 modul guru pembelajar agar bisa kami pelajari..makasih

Leave a comment

Your email address will not be published.


*